Home / LAMPUNG / Tulang Bawang Barat / Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H dihadiri oleh puluhan Jama’ah,Majlis Dzikir Wataklim Al Awwabin Dayamurni.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1441 H dihadiri oleh puluhan Jama’ah,Majlis Dzikir Wataklim Al Awwabin Dayamurni.

Tulangbawang Barat

Trenws.com – Umat Islam memperingati Maulid Nabi atau kelahiran Nabi Muhammad SAW pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Aneka ragam perayaan memberikan warna tersendiri bagi umat islam, salah satunya perayaan yang di laksanakan oleh jama’ah Majlis Dzikir WaTaklim Al Awwabin , Dayamurni lingkungan 03 , Tumijajar dengan pimpinan Habib faisol bin Abdurrahman Al Athos dan Ustadz luthfi, S.H.I

Ustadz Hanafi mengatakan.’ pembacaan sholawat langsung di pimpin oleh Habib faisol bin Abdurrahman Al Athos. Yang rutin menyelenggarakan pembacaan maulidarba’in (Maulid 40 Hari) tanpa henti pada bulan Rabiu’l Awwal pada setiap tahunnya, Kegiatan Maulid Arb’ain ini dilaksan akan berpindah-pindah dari rumah kerumah jama’ah majlis yang berjumlah puluhan orang. Adapun maulid yang dibaca adalah Maulid AdhiyaulLami’ karangan Habib Uman bin Hafdiz dari Yaman

Peringatan Maulid Nabi
Muhammad Saw 1441 H dihadiri oleh puluhan jama’ah setiap malamnya baik dari berbagai wilayah di Tualang Bawang Barat, maupun sebagian dari lampung Utara.

“Tujuandari Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah untuk meneladani kepribadian Rasulullah dan menambahkan Mahabbah(Cinta) kepada manusia paling mulia suritauladan ummat”. Ujar Ustadz Gandi yang di hubungi lewat telvon oleh Tim media dilapangan (17/11/2019)

Kenapa harus maulidAdhiyaulLami’ ? Dalam suatu kesempatan Habib Faishal Menjelaskan: “Di Maulid ini dituliskan dengan penuh hampir seluruh dari sejarah Rasulullah SAW. Mulai dari , tanggal lahir, bulan, tahun, jumlah peperangan, perjuangan di Mekkah, perjuangan di Madinah, usia, jumlah Ahlul Badr yang wafat, tahun Perang Badr, tanggal, bulan, hingga ratusan sejarah lain yang terjadi di masa Rasulullah SAW. Semua ini termuat di dalam kitab Maulidadh – DhiyaulLami’”.

“Dari kegiatan shalawat dan dzikir yang diselenggarakan secara rutin hati menjadi tentram, mudah-mudahan akan semakin menambah kan mahbah cinta kepada Rasulullah dan menanti syafa’atn kelak”. Kesan Ustadz Ahya Anshori setelah mengikuti kegiatan rutin ini.
Penulis : (IM)
editor : ferki

About penulis penulis

Check Also

Disinyalir Bobrok Dan Asal Jadi Jembatan Way Tritunggal “AMBROL”

Tulangbawang Barat Trienews.com – Proyek pengerjaan Jembatan Way Tritunggal, kecamatan Gunung Agung, Kabupaten Tulang Bawang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *